Sahabat



Minggu, 11 Januari 2015

Hukum Waris Islam

Hukum Waris Islam

Warisan dalam Islam
Dalam hukum waris Islam, apabila semua ahli waris berkumpul, maka yang berhak mendapatkan warisan hanya ada 5 (lima) orang yaitu anak kandung (laki-laki dan perempuan), ayah, ibu, istri (janda), suami (duda). Sedang ahli waris lain tidak mendapat apa-apa. Ini adalah prinsip dasar hukum waris Islam yang perlu diketahui oleh kalangan awam. Apabila kelima orang di atas tidak lengkap, maka ahli waris lain punya peluang untuk mendapat warisan seperti uraian dalam artikel ini.

Juga, anak angkat (adopsi) bukan termasuk ahli waris dan tidak mendapat warisan dalam situasi apapun. Alternatifnya, orang tua angkatnya hendaknya memberi mereka hibah atau wasiat sebelum meninggal agar anak angkat mendapat bagian harta.

Warisan berasal dari bahasa Arab al-irts (الإرث) atau al-mirats (الميراث) secara umum bermakna peninggalan (tirkah) harta orang yang sudah meninggal (mayit).

DAFTAR ISI
  1. Definisi Warisan
  2. Dalil Dasar Hukum Waris
  3. Kewajiban Ahli Waris Pada Pewaris
  4. Syarat Waris
  5. Rukun Waris
  6. Nama Ahli Waris dan Bagiannya
    1. Anak Laki-laki
    2. Anak Perempuan
    3. Ayah
    4. Ibu
    5. Suami (Duda)
    6. Istri (Janda)
    7. Kakek
    8. Nenek
    9. Cucu Laki-laki
    10. Cucu Perempuan
    11. Saudara Laki-laki Kandung
    12. Saudara Perempuan Kandung
    13. Saudara Laki-laki Sebapak
    14. Saudara Perempuan se-Bapak - Ukhti li Abi
    15. Saudara Laki-laki dan Perempuan se-Ibu - Akhi/Ukhti li Ummi
  7. Ahli Waris dan Bagian Warisan
    1. Bagian Warisan (Al-Furudh al-Muqaddarah)
    2. Bagian Ashabah (At-Tanshib)
  8. Ahli Waris Ada 3 (Tiga) Macam
    1. Ahli Waris Ashabul Furudh
    2. Ahli Waris Asabah
    3. Ahli Waris Gabungan Furudh dan Asabah
  9. Ashabul Furudh dan Bagiannya
    1. Bagian 1/2 (Setengah)
    2. Bagian 1/4 (Seperempat)
    3. Bagian 1/8 (Seterdelapan)
    4. Bagian 2/3 (Dua pertiga)
    5. Bagian 1/3 (Sepertiga)
    6. Bagian 1/6 (Seperenam)
  10. Al-Mahjub Penghalang Ahli Waris Mendapat Warisan
    1. Ahli Waris Laki-laki
    2. Ahli Waris Perempuan
  11. Sebab Ahli Waris Tidak Boleh Menerima Warisan
  12. Perbedaan Mahjub dan Mahrum
  13. Dzawil Arham (Kerabat)
  14. Masalah Waris
    1. Masalah Umariyatain (Umar Dua)
    2. Masalah Kalalah
    3. Masalah Aul dan Radd
      1. Masalah Aul
      2. Masalah Radd
    4. Tidak Ada Ahli Waris
  15. ASAL MASALAH DALAM HITUNGAN HARTA WARISAN
    1. ISTILAH RUMUS DALAM ASAL MASALAH
    2. CARA MEMBAGI HARTA WARIS DENGAN CARA ASAL MASALAH

DEFINISI DAN PENGERTIAN WARISAN (FARAID)

Warisan berasal dari bahasa Arab al-irts (الإرث) atau al-mirats (الميراث) secara umum bermakna peninggalan (tirkah) harta orang yang sudah meninggal (mayit).

Secara etimologis (lughawi) waris mengandung 2 arti yaitu (a) tetap dan (b) berpindahnya sesuatu dari suatu kaum kepada kaum yang lain baik itu berupa materi atau non-materi.

Sedang menurut terminologi fiqih/syariah Islam adalah berpindahnya harta seorang (yang mati) kepada orang lain (ahli waris) karena ada hubungan kekerabatan atau perkawinan dengan tata cara dan aturan yang sudah ditentukan oleh Islam berdasar QS An-Nisa' 4:11-12.


I. DALIL DASAR HUKUM WARIS

Hukum waris dalam Islam berdasarkan pada nash (teks) dalam Al-Quran sebagai berikut:

- QS An-Nisa' 4:11-12
"يُوصِيكُمُ اللَّهُ فِي أَوْلادِكُمْ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الأُنثَييْنِ فَإِنْ كُنَّ نِسَاءً فَوْقَ اثْنَتَيْنِ فَلَهُنَّ ثُلُثَا مَا تَرَكَ وَإِنْ كَانَتْ وَاحِدَةً فَلَهَا النِّصْفُ وَلِأَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا السُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِنْ كَانَ لَهُ وَلَدٌ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ وَلَدٌ وَوَرِثَهُ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ الثُّلُثُ فَإِنْ كَانَ لَهُ إِخْوَةٌ فَلِأُمِّهِ السُّدُسُ مِنْ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِي بِهَا أَوْ دَيْنٍ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ لا تَدْرُونَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ لَكُمْ نَفْعًا فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

وَلَكُمْ نِصْفُ مَا تَرَكَ أَزْوَاجُكُمْ إِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُنَّ وَلَدٌ ۚ فَإِنْ كَانَ لَهُنَّ وَلَدٌ فَلَكُمُ الرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْنَ ۚ مِنْ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِينَ بِهَا أَوْ دَيْنٍ ۚ وَلَهُنَّ الرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْتُمْ إِنْ لَمْ يَكُنْ لَكُمْ وَلَدٌ ۚ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ وَلَدٌ فَلَهُنَّ الثُّمُنُ مِمَّا تَرَكْتُمْ ۚ مِنْ بَعْدِ وَصِيَّةٍ تُوصُونَ بِهَا أَوْ دَيْنٍ ۗ وَإِنْ كَانَ رَجُلٌ يُورَثُ كَلَالَةً أَوِ امْرَأَةٌ وَلَهُ أَخٌ أَوْ أُخْتٌ فَلِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا السُّدُسُ ۚ فَإِنْ كَانُوا أَكْثَرَ مِنْ ذَٰلِكَ فَهُمْ شُرَكَاءُ فِي الثُّلُثِ ۚ مِنْ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصَىٰ بِهَا أَوْ دَيْنٍ غَيْرَ مُضَارٍّ ۚ وَصِيَّةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَلِيمٌ

Artinya: Allah mensyari'atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana (ayat 11).

Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh isteri-isterimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika isteri-isterimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sdsudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) seduah dibayar hutangnya. Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar hutang-hutangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudharat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syari'at yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.(ayat 12)

- QS An-Nisa' 4:176
يَسْتَفْتُونَكَ قُلْ اللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِي الْكَلالَةِ إِنْ امْرُؤٌ هَلَكَ لَيْسَ لَهُ وَلَدٌ وَلَهُ أُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَ وَهُوَ يَرِثُهَا إِنْ لَمْ يَكُنْ لَهَا وَلَدٌ فَإِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثَانِ مِمَّا تَرَكَ
Artinya: Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal.


KEWAJIBAN AHLI WARIS KEPADA PEWARIS

Sebelum harta dibagi, ahli waris punya kewajiban terdadap pewaris yang wafat sbb:

a. mengurus dan menyelesaikan sampai pemakaman jenazah selesai;
b. menyelesaikan baik hutang-hutang berupa pengobatan, perawatan, termasuk kewajiban pewaris maupun penagih piutang;"
c. menyelesaikan wasiat pewaris;
d. membagi harta warisan di antara ahli waris yang berhak.

*Tanggung jawab ahli waris terhadap hutang atau kewajiban pewaris hanya terbatas pada jumlah atau nilai harta peninggalannya.


SYARAT WARISAN ISLAM

Syarat waris Islam ada 3 (tiga) yaitu:

1. Meninggalnya seseorang (pewaris) baik secara hakiki maupun secara hukum (misalnya dianggap telah meninggal).
2. Adanya ahli waris yang hidup secara hakiki pada waktu pewaris meninggal dunia.
3. Seluruh ahli waris diketahui secara pasti, termasuk jumlah bagian masing-masing.


RUKUN WARIS ISLAM
Rukun waris ada 3 (tiga) yaitu:

1. Pewaris, yakni orang yang meninggal dunia.
2. Ahli waris, yaitu mereka yang berhak untuk menguasai atau menerima harta peninggalan pewaris.
3. Harta warisan.


NAMA AHLI WARIS DAN BAGIANNYA

Dari seluruh ahli waris yang tersebut di bawah ini, yang paling penting dan selalu mendapat bagian warisan ada 5 yaitu anak kandung (laki-laki dan perempuan), ayah, ibu, istri, suami.
Artinya apabila semua ahli waris di bawah berkumpul, maka yang mendapat warisan hanya kelima ahli waris di atas.

Sedangkan ahli waris yang lain dapat terhalang haknya (hijab/mahjub) karena bertemu dengan ahli waris yang lebih tinggi seperti cucu bertemu dengan anak.

Daftar nama ahli waris dan rincian bagian harta warisan yang diperoleh dalam berbagai kondisi yang berbeda.


BAGIAN WARIS ANAK LAKI-LAKI

Anak laki-laki selalu mendapat asabah atau sisa harta setelah dibagikan pada ahli waris yang lain. Walaupun demikian, anak laki-laki selalu mendapat bagian terbanyak karena keberadaannya dapat mengurangi bagian atau menghilangkan sama sekali (mahjub/hirman) hak dari ahli waris yang lain.

Dalam ilmu faraidh, anak laki-laki disebut ahli waris ashabah binafsih (asabah dengan diri sendiri)


BAGIAN WARIS ANAK PEREMPUAN

- Anak perempuan mendapat 1/2 (setengah) harta warisan apabila (a) sendirian (anak tunggal) dan (b) tidak ada anak laki-laki.
- Anak perempuan Mendapat 2/3 (dua pertiga) apabila (a) lebih dari satu dan (b) tidak ada anak laki-laki.
- Anak perempuan mendapat bagian asabah (sisa) apabila ada anak laki-laki. Dalam keadaan ini maka anak perempuan mendapat setengah atau separuh dari bagian anak laki-laki. (QS An-Nisa' 4:11)


BAGIAN WARIS AYAH

- Ayah mendapat 1/3 (sepertiga) bagian bila pewaris tidak meninggalkan anak.
- Ayah Mendapat bagian 1/6 (seperenam) apabila ada keturunan pewaris yang laki-laki seperti anak atau cucu laki-laki dan kebawah.
- Ayah mendapat bagian asabah dan bagian pasti sekaligus apabila ada keturunan pewaris yang perempuan yaitu anak perempuan atau cucu perempuan dan kebawah. Maka, ayah mendapat 1/6 (seperenam) dan asabah.

*Yang terhalang (mahjub) karena ayah adalah saudara laki-laki kandung, saudara laki-laki sebapak, saudara laki-laki seibu. Semua tidak mendapat warisan karena adanya Ayah atau Kakek.


BAGIAN WARIS IBU

- Ibu mendapat 1/3 (sepertiga) warisan dengan syarat (a) tidak ada keturunan pewaris yaitu anak, cucu, dst; (b) tidak berkumpulnya beberapa saudara laki-laki dan saudara perempuan; (c) tidak adanya salah satu dari dua masalah umroh.

- Ibu mendapat 1/6 (seperenam) apabila (a) pewaris punya keturunan yaitu anak, cucu, kebawah; (b) atau adanya dua saudara laki-laki dan perempaun atau lebih.

- Ibu mendapat 1/3 (seperti) sisanya dalam masalah umaritain (umar dua) yaitu:
-- Istri, Ibu, Bapak. Masalah dari empat: suami 1/4 (satu), ibu 1/3 sisa (satu), yang lain untuk bapak (dua).
-- Suami, Ibu, Bapak. Masalah dari enam: suami 1/2 (tiga), ibu sisa 1/3 (satu), sisanya untuk bapak (dua).

*Ibu mendapat 1/3 dari sisa agar supaya tidak melebihi bagian bapak karena keduanya sederajat dari awal dan supaya laki-laki mendapat bagian dua kali lipat dari perempuan. (QS An-Nisa' 4:11)


BAGIAN WARIS SUAMI (DUDA)

- Suami atau duda yang ditinggal mati istri mendapat 1/2 (setengah) apabila istri tidak punya keturunan yang mewarisi yaitu anak laki-laki dan perempuan, cucu lak-laki dan kebawah, sedang cucu perempuan tidak menerima warisan.

- Suami mendapat 1/4 apabila ada keturunan yang mewarisi, baik mereka berasal dari hubungan dengan suami yang sekarang atau suami yang lain.


BAGIAN WARIS ISTRI (JANDA)

- Istri atau janda yang ditinggal mati suami mendapat 1/4 (seperempat) bagian apabila tidak ada keturunan yang mewarisi yaitu anak laki dan perempuan, cucu laki-laki dan kebawah.
- Istri mendapat 1/8 (seperdelapan) bagian apabila suami punya keturunan yang mewarisi baik dari istri sekarang atau istri yang lain.
- Istri yang lebih dari satu harus berbagi dari bagian 1/4 atau 1/8 tersebut. (QS An-Nisa' 4:12)


BAGIAN WARIS KAKEK

- Kakek mendapat bagian 1/6 (seperenam) dengan syarat (a) adanya keturunan yang mewarisi; (b) tidak ada bapak.

- Kakek mendapat bagian asabah (siswa) apabila (a) mayit atau pewaris tidak punya keturunan yang mewarisi (anak kandung laki perempuan; cucu laki dan kebawah); (b) tidak ada bapak.

- Kakek mendapat bagian pasti dan asabah sekaligus apabila (a) ada keturunan yang mewarisi yang perempuan yaitu anak perempuan dan cucu perempuan anak laki (bintul ibni).

- Apabila ada bapak, maka kakek tidak mendapat apa-apa.

* Kakek yang mendapat warisan adalah yang tidak ada hubungan perempuan antara dia dan mayit seperti bapaknya bapak. Bagiannya seperti bagian warisnya bapak kecuali dalam masalah umariyatain dalam kasus terakhir maka ibu bersama kakek mendapat bagian 1/3 dari seluruh harta sedangkan apabila bersama ayah mendapat 1/3 dari sisa setelah diberikannya bagian suami/istri.


BAGIAN WARIS NENEK

- Nenek satu atau lebih mendapat 1/6 (seperenam) dengan syarat tidak ada ibu.

* Nenek terhalang (mahjub) alias tidak mendapat apa-apa apabila ada ibu.
* Nenek yang mendapat warisan adalah ibunya ibu, ibunya ayah, ibunya kakek dan keatas dari perempuan, dua dari arah ayah dan satu dari arah ibu.


BAGIAN WARIS CUCU LAKI-LAKI

Cucu laki-laki dari anak laki-laki mendapat bagian warisan dengan syarat dan ketentuan berikut:

- Bagian yang didapat adalah sisa tirkah (peninggalan) setelah dibagi dengan ahli waris lain yang mendapat bagian pasti (ashabul furudh)
- Tidak ada anak dari mayit yang masih hidup. Kalau ada anak pewaris yang masih hidup, maka cucu tidak mendapat hak waris karena terhalang (mahjub) oleh anak.


BAGIAN WARIS CUCU PEREMPUAN ANAK LAKI (BANATUL IBNI)

- Cucu perempuan dari anak laki (bintul ibni) satu atau lebih mendapat bagian asabah apabila berkumpul bersama saudaranya yang sederajat yaitu cucu laki-laki dari anak laki (ibnul ibni)
- Bintul ibni mendapat 1/2 (setengah) apabila (a) tidak ada saudara laki-laki sederajat; (b) sendirian atau tidak ada bintul ibni yang lain; (c) tidak ada keturunan yang mewarisi yaitu anak laki dan anak perempuan.
- Cucu perempuan dua atau lebih mendapat 2/3 (dua pertiga) dengan syarat (a) ada dua cucu perempuan dari anak laki atau lebih; (b) tidak ada ahli waris asabah (ibnul ibni - cucu laki dari anak laki) yaitu saudara laki-lakinya; (c) tidak ada keturunan yang mewarisi yang lebih tinggi yaitu anak laki dan anak perempuan.
- Cucu perempuan dari anak laki satu atau lebih mendapat bagian 1/6 (seperenam) apabila (a) tidak ada ahli waris asabah atau cucu laki-laki; (b) tidak ada keturunan yang mewarisi yang lebih tinggi yaitu anak kecuali anak perempuan (binti) yang mendapat 1/2.

* Cucu perempuan dari anak laki (bintul ibni) mendapat 1/6 apabila bersama anak perempuan yang mendapat 1/2 (separuh). Begitu juga, hukumnya cicit perempuan (bintu ibni ibni) bersama cucu perempuan (bintul ibni), dan seterusnya ke bawah.


BAGIAN WARIS SAUDARA LAKI-LAKI KANDUNG

- Saudara laki-laki kandung mendapat warisan sisa (asabah) dengan syarat apabila (a) tidak ada anak laki-laki; (b) tidak ada cucu laki-laki dari anak laki-laki; (c) tidak ada bapak; (d) tidak ada kakek (menurut beberapa pendapat). Apabila ada para ahli waris ini, maka ia tidak mendapat warisan sama sekali karena terhalang (mahjub).


BAGIAN WARIS SAUDARA PEREMPUAN KANDUNG

- Saudara perempuan kandung mendapat 1/2 (setengah) dengan syarat (a) sendirian alias tidak ada saudara perempuan kandung yang lain; (b) tidak ada saudara kandung laki-laki; (c) tidak ada bapak atau kakek; (d) tidak ada anak, atau cucu.

- Mendapat 2/3 (dua pertiga) apabila (a) lebih dari satu; (b) tidak ada anak / cucu; (b) tidak ada bapak atau kakek; (c) tidak ada saudara kandung.

- Mendapat bagian asabah (sisa) apabila (a) bersamaan dengan saudara kandung laki-laki; (b) bersamaan dengan anak perempuan. Lihat, QS An-Nisa' 4:176

- Tidak mendapat bagian (mahjub) apabila ada anak laki-laki; cucu laki-laki dari anak laki-laki; bapak; kakek.


BAGIAN WARIS SAUDARA LAKI-LAKI SEBAPAK

- Saudara laki-laki sebapak mendapat warisan sisa (asabah) dengan syarat apabila (a) tidak ada saudara laki-laki kandung; (b) tidak ada anak laki-laki; (c) tidak ada cucu laki-laki dari anak laki-laki; (d) tidak ada bapak; (e) tidak ada kakek (menurut beberapa pendapat).


BAGIAN WARIS SAUDARA PEREMPUAN SE-BAPAK (SE-AYAH) - UKHTI LI ABI

- Saudara perempuan se-bapak/se-ayah atau ukhti li abi mendapat bagian 1/2 (setengah) dengan syarat (a) sendirian alias tidak bersamaan dengan ukhti li abi yang lain; (b) tidak ada ahli waris asabah atau saudara laki-nya; (c) tidak ada orang tua laki ke atas (ayah, kakek) yang mewarisi; (d) tidak ada keturunan ke bawah (anak, cucu); (e) tidak ada saudara kandung laki atau perempuan.

- Saudara perempuan sebapak (ukhti li abi) mendapat bagian 2/3 (dua pertiga) dengan syarat (a) bersamaan dengan ukhti li abi yang lain; (b) tidak ada ahli waris asabah atau saudara laki-nya; (c) tidak ada orang tua laki ke atas (ayah, kakek) yang mewarisi; (d) tidak ada keturunan ke bawah (anak, cucu); (e) tidak ada saudara kandung laki atau perempuan.

- Saudara perempuan sebapak (ukhti li abi) satu atau lebih mendapat bagian 1/6 (seperenam) dengan syarat (a) bersamaan dengan saudara perempuan kandung (ukhti syaqiqah) satu yang mendapat bagian pasti; (b) tidak ada ahli waris asabah atau saudara lakinya; (c) tidak ada keturunan yang mewarisi (anak, cucu); (d) tidak ada orang tua (aslul waris) yang mewarisi dari pihak laki seperti ayah, kakek, dst; (e) tidak ada saudara kandung satu atau lebih.

- Saudara perempuan sebapak (ukhti li abi) satu atau lebih mendapat bagian asabah dengan syarat (a) apabila bersama dengan ahli waris asabah yaitu saudara lakinya, maka yang laki mendapat dua kali lipat; (b) bersamaan dengan keturunan yang mewarisi dari pihak perempuan seperti anak perempuan.

*Apabila tidak memenuhi syarat-syarat tersebut, yakni apabila ada anak laki-laki; cucu laki-laki dari anak laki-laki; bapak; kakek, saudara kandung, maka Saudara perempuan sebapak (ukhti li abi) tidak mendapat bagian waris apapun.


BAGIAN WARIS SAUDARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SE-IBU - AKHI/UKHTI LI UMMI

- Saudara seibu (akh li ummi) baik laki atau perempuan mendapat bagian 1/6 (seperenam) dengan syarat (a) tidak ada keturunan yang mewarisi yaitu anak, cucu, dst; (b) tidak ada orang tua laki-laki yaitu bapak, kakek, dst; (c) sendirian.

- Saudara seibu (akh li ummi) baik laki atau perempuan mendapat bagian 1/3 dengan syarat (a) dua atau lebih; (b) tidak ada keturunan yang mewarisi yaitu anak, cucu, dst; (c) tidak ada orang tua yang mewarisi dari pihak laki yaitu bapak, kakek, dst. (QS An-Nisa' 4:12).


AHLI WARIS DAN BAGIAN WARISAN

Dalam ilmu faraidh (faroidh) ada 2 istilah yang paling dikenal yaitu al-furudh al-muqaddarah (bagian yang ditentukan) dan asabah atau bagian yang tidak ditentukan.


A. Al-Fardhu al-Muqaddarah (Bagian yang ditentukan).
Yaitu jumlah atau porsi bagian warisan yang ditentukan oleh syariah yaitu 1/2 (setengah), 1/4 (seperempat), 1/8 (seperdelapan), 2/3 (dua pertiga), 1/3 (sepertiga), 1/6 (seperenam).


B. Ashabah (At-Tanshib)
Yaitu orang yang mendapatkan harta warisan yang belum ditetapkan atau ahli waris yang tidak memiliki bagian tertentu.


AHLI WARIS ADA 3 (TIGA) MACAM
Ahli waris ada 3 macam yaitu ashabul furudh yang memiliki bagian yang sudah ditentukan seperti 1/2, 1/3, 2/3, dst, ahli waris ashabh yang tidak memiliki bagian yang ditentukan dan ahli waris gabungan keduanya sesuai dengan kondisi dan situasi ada atau tidak adanya ahli waris yang lain.


AHLI WARIS ASHABUL FURUDH

(i) Ashabul Furudh/Dzawil Furudh saja yaitu Ahli waris dengan bagian tertentu yaitu ibu, saudara laki seibu, saudara perempuan seibu, nenek dari ibu atau bapak, suami, istri.

AHLI WARIS ASHABAH

(ii) Ahli waris asabah saja artinya ahli waris yang menerima bagian sisa yaitu anak laki, cucu ke bawah, saudara laki kandung, saudara sebapak, anak saudara laki kandung, anak saudara laki sebapak ke bawah, paman kandung dari ayah (العم الشقيق), paman kandung dari ayah sebapak ( العم لأب) dan ke atas, anak laki paman kandung dari ayah (إبن العم الشقيق), anak laki paman dari ayah sebapak ( إبن العم لأب) dan ke bawah.


AHLI WARIS GABUNGAN FURUDH DAN ASHABAH

(iii) Ahli waris dengan bagian tertentu dan ashabah sekaligus atau salahsatunya yaitu bapak, kakek, (b) ahli waris ashabul furudh atau ashabah yaitu anak perepuan satu atau lebih, cucu perempuan dari anak laki (بنت الإبن) satu atau lebih, saudara perempuan satu atau lebih, saudara perempuan sebapak satu atau lebih.


AHLI WARIS ASHABUL/DZAWIL FURUDH DAN BAGIANNYA

Ahli waris dzawil furudh/ashabul furudh dan bagian-bagian yang telah ditentukan untuk mereka adalah sbb:

A. Bagian 1/2 (setengah)
Ahli waris yang mendapat bagian 1/2 dengan syarat tertentu adalah sbb:

(i) Suami apabila istri tidak punya anak.
(ii) Anak perempuan apabila sendirian (anak tunggal) dan tidak ada anak laki-laki (alias saudara kandung).
(iii) Cucu perempuan dari anak laki ( بنت إبن) apabila sendirian serta tidak adanya anak perempuan atau ahli waris anak laki-laki.
(iv) Saudara perempuan kandung dalam situasi kalalah[1] dan sendirian serta tidak ada anak perempuan dan cucu perempuan dari anak laki (بنت الإبن).
(v) Saudara perempaun sebapak dalam situasi kalalah dan sendirian serta tidak adanya anak perempuan, cucu perempuan dari anak laki (بنت الإبن), dan saudara perempuan kandung.

B. Bagian 1/4 (seperempat)
Ahli waris yang mendapat bagian 1/4 dengan syarat tertentu adalah sbb:

(i) Suami apabila ada ahli waris anak laki-laki dari istri.
(ii) Istri apabila tidak ada anak laki-laki.

C. Bagian 1/8 (Seperdelapan)
Yaitu istri apabila ada ahli waris anak laki-laki.

D. Bagian 2/3 (Dua Pertiga)

Yang mendapat bagian 2/3 adalah ahli waris yang mendapat bagian 1/2 (setengah) apabila berkumpul lebih dari satu yaitu
(i) Dua anak perempuan atau lebih.
(ii) Dua cucu perempuan dari anak laki-laki atau lebih.
(iii) Dua saudara perempuan kandung atau lebih
(iv) Dua saudara perempaun sebapak atau lebih.

E. Bagian 1/3 (Sepertiga)

Ahli waris yang mendapat bagian 1/3 dengan syarat tertentu adalah sbb:

(i) Ibu apabila tidak ada anak laki-laki dan saudara laki tidak lebih dari satu.
(ii) Dua atau lebih dari saudara laki-laki atau saudara perempuan yang seibu
apabla tidak ada anak laki dan tidak ada bapak/kakek dari pihak laki-laki.

F. Bagian 1/6 (Seperenam)

Ahli waris yang mendapat bagian 1/6 dengan syarat tertentu adalah sbb:

(i) Bapak apabila ada anak laki-laki.
(ii) Kakek apabila ada anak laki-laki dan tidak ada ayah.
(iii) Ibu apabila ada anak laki-laki atau saudara laki yang lebih dari satu.
(iv) Nenek sebapak atau seibu apabila tidak ada ibu.
(v) Saudara laki atau saudara perempuan seibu apabila tidak ada salah satunya serta tidak adanya anak atau bapak/kakek dari pihak laki-laki.
(vi) Cucu perempuan dari anak laki (بنت الإبن) apabila bersamaan dengan anak perempuan yang mendapatkan bagian 1/2 serta tidak adanya cucu laki-laki dari anak laki (ابن الإبن).
(vii) Saudara perempuan sebapak apabila bersamaan dengan saudara perempuan kandung yang mendapat bagian 1/2 serta tidak adanya saudara laki sebapak.


AL-MAHJUB PENGHALANG AHLI WARIS MENDAPAT WARISAN

Sebagian ahli waris terhalang haknya untuk mendapat warisan karena keberadaan ahli waris yang lain yang lebih tinggi kedudukannya. Mereka adalah sbb:


AHLI WARIS LAKI-LAKI

1. Cucu dari anak laki tidak mendapat warisan apabila ada anak laki-laki.
2. Kakek tidak mendapat warisan apabila ada Bapak; kakek yang lebih dekat.
3. Saudara sekandung tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki; cucu laki-laki dari anak laki-laki; bapak; kakek (menurut beberapa pendapat).
4. Saudara laki-laki seayah tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki; cucu laki-laki dari anak laki-laki; bapak; kakek (menurut beberapa pendapat); saudara laki-laki kandung; saudara perempuan kandung jika menjadi ashabah dengan anak perempuan.
5. Saudara laki-laki seibu tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki atau perempuan; cucu laki atau perempuan dari anak laki-laki; bapak; kakek.
6. Anak saudara laki-laki kandung tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki; cucu laki-laki dari anak laki-laki; bapak; kakek; saudara laki kandung; saudara laki seayah, dan saudara perempuan kandung atau seayah jika menjadi ashabah.
7. Anak saudara laki seayah tidak mendapat warisan apabila ada penghalang dalam poin 6, ditambah anak saudara sekandung.
8. Paman kandung tidak mendapat warisan apabila ada penghalang dalam poin 7, ditambah anak saudara seayah.
9. Paman seayah tidak mendapat warisan apabila ada penghalang dalam poin 8, ditambah paman kandung.
10. Anak paman kandung tidak mendapat warisan apabila ada penghalang dalam poin 9, ditambah paman seayah.
11. Anak paman seayah tidak mendapat warisan apabila ada penghalang dalam poin 9, ditambah anak paman kandung.
12. Pemilik yang membebaskan budak tidak mendapat warisan apabila ada Semua ashabah nasabiyah.


AHLI WARIS PEREMPUAN

1. Cucu perempuan dari anak laki-laki tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki; dua anak perempuan.
2. Nenek tidak mendapat warisan apabila ada ibu.
3. Saudara perempuan kandung tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki; cucu laki-laki dari anak laki-laki; bapak; kakek.
4. Saudara perempuan seayah tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki; cucu laki-laki dan anak laki-laki; bapak; kakek; saudara laki kandung; saudara perempuan kandung jika menjadi ashabah dengan anak perempuan; dua saudara perempuan kandung, apabila saudara perempuan seayah tidak memiliki saudara laki.
5. Saudara perempuan seibu tidak mendapat warisan apabila ada Anak laki-laki atau perempuan; cucu laki-laki atau perempuan dari anak laki-laki; bapak; kakek.
6. Mu’tiqah (perempuan pembebas budak) tidak mendapat warisan apabila ada semua ashabah nasabiyah.


PENGGUGUR HAK WARIS
Ada 5 (lima) faktor yang menyebabkan ahli waris tidak dapat mendapatkan warisan yaitu

1. Pembunuhan. Ahli waris membunuh yang mewarisi.
2. Beda agama.
3. Budak.
4. Ahli waris meninggal terlebih dahulu dari pewaris.
5. Mah}jub, yaitu hilangnya (terhijabnya) hak waris seseorang karena adanya ahli waris yang lebih kuat kedudukannya. Misal, cucu laki-laki tidak mendapat warisan karena adanya anak laki-laki.


PERBEDAAN MAHJUB DAN MAHRUM

Persamaan kedua istilah tersebut adalah keduanya sama-sama bermakna terhalangnya ahli waris untuk mendapatkan warisan.

Perbedaaannya adalah kalau mahjub ahli waris tidak mendapat warisan karena adanya ahli waris yang lebih tinggi posisinya. Seperti cucu tidak mendapat warisan karena adanya anak laki-laki.

Sedangkan mahrum ahli waris tidak jadi mendapat warisan karena ahli waris memiliki kecacatan hukum yang menyebabkan hilangnya haknya untuk mendapat warisan. Seperti membunuh pewaris, beda agama, dll.


DZAWIL ARHAM (KERABAT NON AHLI WARIS)

Dawil Arham (ذوو الأرحام) dalam istilah ahli fiqih adalah kalangan kerabat yang bukan Ahli Waris Ashabul Furudh atau Ahli Waris Asabah ; baik laki-laki atau perempuan. Seperti, cucu laki-laki dari anak perempuan (waladul binti); cicit laki-laki dari anak perempuannya anak laki-laki (waladu bintil ibni), kakek dari ibu, anak saudara lelaki seibu (waladul akhi lil-ummi) dan anak saudara perempuan secara mutlak (waladul akhawat), anak perempuannya saudara lelaki (bintul akhi), paman seibu (al-amm li umm)


MASALAH WARIS

Ada sejumlah permasalahan dalam hukum waris yang terjadi dalam sejumlah kasus yang diperinci dalam uraian di bawah.


MASALAH UMARIYATAIN (UMAR DUA - العمريتين)

Ada dua kasus yang disebut dengan umaroyatain atau gharawain di mana ibu mendapat 1/3 dari sisa jadi bukan 1/3 dari keseluruhan harta. Contoh kasus adalah sbb:

KASUS PERTAMA:

Seorang perempuan wafat dan ahli warisnya hanya ada 3 (tiga) orang yaitu suami, ibu dan bapak.

Dalam kasus ini, maka suami mendapat 1/2 (setengah harta), ibu mendapat 1/3 (sepertiga) dari sisa yakni 1/3 dari sisa yang setengah setelah diambil suami. Sedang bapak mendapat asabah (sisa).

KASUS KEDUA:

Seorang laki-laki wafat sedang ahli warisnya hanya ada 3 (tiga) orang yaitu istri, ibu dan bapak.

Maka dalam kasus ini istri mendapat bagian 1/4 (seperempat), ibu mendapat 1/3 (sepertiga) dari sisa setelah diambil istri. Sedang bapak mendapat bagian seluruh sisanya (asabah).

PERBEDAAN ULAMA DALAM MASALAH UMARIYATAIN

Ada dua perbedaan besar tentang berapa bagian ibu dalam masalah Umariyatain ini sbb:

- Pendapat Zaid bin Tsabit dan Umar bin Khattab bahwa ibu mendapat bagian 1/3 (sepertiga) dari sisa. Pendapat ini didukung oleh jumhur (mayoritas) ulama.

- Pendapat Abdullah bin Abbas atau Ibnu Abbas bahwa ibu mendapat bagian 1/3 dari seluruh harta warisan.

ASAL ISTILAH:

Asal dari istilah umariyatain atau gharawain. Disebut umariyatain karena yang memutuskan perkara ini pertama kali adalah Umar bin Khatab saat menjadi Khalifah Kedua. Disebut gharawain dari bentuk tunggal gharra' karena sangat populer seperti bintang (al-kawkab al-aghar' - الكوكب الأغر).


MASALAH KALALAH

Kalalah adalah jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya (QS An-Nisa' 4:176)


MASALAH AUL DAN RAD

Dalam masalah waris adalah masalah yang disebut dengan aul dan radd. Uraiannya lihat rincian di bawah:


MASALAH AUL

Aul artinya bertambah, maksudnya bertambahnya asal masalah (kpk) dikarenakan jumlah bagian Ahlul furudh melebihi jumlah asal masalah.

Pokok masalah yang ada di dalam ilmu faraid ada tujuh. Tiga di antaranya dapat di-aul-kan, sedangkan yang empat tidak dapat.

Ketiga pokok masalah yang dapat di-aul-kan adalah enam (6), dua belas (12), dan dua puluh empat (24). Sedangkan pokok masalah yang tidak dapat di-'aul-kan ada empat, yaitu dua (2), tiga (3), empat (4), dan delapan (8).

Contoh Aul: [1]
a.Asal masalah (kpk): 12
- suami -> 1/4x12=3
- 2 anak pr -> 2/3x12=8
- ibu -> 1/6x12=2
Jumlah (3+8+2=13)

Disebabkan jumlah bagian melebihi kpk, maka kpk dijadikan 13.
- Suami 3/12 dirubah menjadi 3/13x52.000=6000;-
- Dua anak pr 8/12 dirubah menjadi 8/13x52.000=6000;-
- Ibu 2/12 dirubah menjadi 2/13x52.000=4000;-

b. Asal masalah (kpk): 6
- suami -> 1/2x6=3
- ibu -> 1/6x6=1
- 2 sdr pr sekandung -> 2/3x6=4
Jumlah (3+1+4=8)8.

kpk 6 dijadikan 8
-Suami 3/6 dirubah menjadi 3/8x240.000=90.000;-
-Ibu 1/6 dirubah menjadi 1/8x240.000=30.000;-
-dua sdr pr sekandung 4/6 dirubah menjadi 4/8x240.000=120.000;-

MASALAH RADD

Rad[2] adalah berkurangnya pokok masalah dan bertambahnya/lebihnya jumlah bagian ashhabul furudh. Ar-radd merupakan kebalikan dari al-'aul.

Dengan kata lain, Apabila ada kelebihan harta warisan padahal semua ahli waris sudah mendapat bagian, maka kelebihan itu dikembalikan (radd) pada ahli waris yang ada; masing-masing menurut kadar bagiannya kecuali suami atau istri yang tidak mendapatkan bagian dari radd ini. Kelebihan harta hanya dikembalikan pada ahli waris lain selain suami atau istri.

Sebagai misal, dalam suatu keadaan (dalam pembagian hak waris) para ashhabul furudh telah menerima haknya masing-masing, tetapi ternyata harta warisan itu masih tersisa --sementara itu tidak ada sosok kerabat lain sebagai 'ashabah-- maka sisa harta waris itu diberikan atau dikembalikan lagi kepada para ashhabul furudh sesuai dengan bagian mereka masing-masing.

Syarat Terjadinya Radd

Ar-radd tidak akan terjadi dalam suatu keadaan, kecuali bila terwujud tiga syarat yaitu (a) adanya ashhabul furudh; (b) tidak adanya 'ashabah; (c) ada sisa harta waris.

Penerima Bagian Pasti yang Bisa Mendapatkan Radd

Penerima bagian pasti yang dapat menerima Radd ada 8 yaitu: anak perempuan, cucu perempuan keturunan anak laki-laki, saudara kandung perempuan, saudara perempuan seayah, bu kandung, nenek sahih (ibu dari bapak), saudara perempuan seibu, saudara laki-laki seibu

Keadaan Terjadinya Masalah Radd ada 4 (Empat)

a. adanya ahli waris pemilik bagian yang sama, dan tanpa adanya suami atau istri

Cra pembagiannya dihitung berdasarkan jumlah ahli waris. Contoh, (i) seseorang wafat dan hanya meninggalkan tiga anak perempuan. (ii) seseorang wafat dan hanya meninggalkan sepuluh saudara kandung perempuan

b. adanya pemilik bagian yang berbeda-beda, dan tanpa suami atau istri

Cara pembagiannya dihitung dan nilai bagiannya bukan dari jumlah ahli waris (per kepala). Contoh, seseorang wafat dan meninggalkan seorang ibu dan dua orang saudara laki-laki seibu.

c. adanya pemilik bagian yang sama, dan dengan adanya suami atau istri

Menjadikan pokok masalahnya dari penerima bagian pasti yang tidak dapat ditambah (di-radd-kan) dan barulah sisanya dibagikan kepada yang lain sesuai dengan jumlah per kepala. Contoh, seseorang wafat dan meninggalkan suami dan dua anak perempuan.

d. adanya pemilik bagian yang berbeda-beda, dan dengan adanya suami atau istri

Menjadikannya dalam dua masalah. Pada persoalan pertama kita tidak menyertakan suami atau istri, dan pada persoalan kedua kita menyertakan suami atau istri. Contoh, Seseorang wafat dan meninggalkan istri, nenek, dan dua orang saudara perempuan seibu.

Contoh riil masalah Radd dan Solusinya

(a) Seseorang meninggal, ahli warisnya adalah anak perempuan dan ibu. Harta warisan senilai Rp. 40 juta.

Cara Penyelesaian:

Bagian anak perempuan 1/2 (setengah) sedangkan ibu 1/6 (seperenam). Asal masalah adalah 6 (enam).

Anak Perempuan = 1/2 x 6 = 3
Ibu = 1/6 x 6 = 1
Jumlah = 4

Asal masalah adalah 6, sedangkan jumlah bagian 4. Maka solusi dengan radd, asal masalahnya dikembalikan kepada 4. Caranya sebagai berikut:

Anak perempuan = 3/4 x 40 Juta = Rp. 30.000 (tigapuluh juta)
Ibu = 1/4 x 40 Juta = Rp. 10.000 (sepuluh juta)

(b) Seseorang meninggal, ahli warisnya adalah istri, 2 orang saudara seibu dan ibu. Harta warisan senilai Rp. 40 juta.
Bagian istri 1/4, 2 orang saudara seibu 1/3 dan ibu 1/6. Asal masalahnya adalah 12.

Istri = 1/4 x 12 = 3
2 saudara = 1/3 x 12 = 4
Ibu = 1/6 x 12 = 2
Jumlah = 9

Karena ada istri sedangkan istri tidak mendapakatkan bagian radd, maka sebelum sisa warisan dibagikan, hak untuk istri diberikan lebih dahulu dengan menggunakan asal masalah sebagai pembagi. Caranya sebagai berikut:

Bagian untuk istri = 3/12 x Rp. 40 Juta = Rp. 10.000.000 (sepuluh juta).

Sisa warisan setelah diberikan pada istri adalah Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta) dibagi untuk 2 orang saudara laki-laki seibu dan ibu. Cara membaginya adalah jumlah perbandingan kedua pihak ahli waris yaitu 4+2=6. Maka bagian masing-masing adalah :

2 Saudara = 4/6 x Rp. 30.000.000 = Rp. 20.000.000 (dua puluh juta)
Ibu = 2/6 x Rp. 30.000.000 = Rp. 10.000.000 (sepuluh juta)
Jumlah = Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta)

Maka perolehan masing-masing ahli waris adalah :
Istri = Rp. 10.000.000
2 sdr = Rp. 20.000.000
Ibu = Rp. 10.000.000
Jumlah = Rp. 40.000.000 (empat puluh juta)

Semua ashabul furudh dapat memperoleh bagian radd kecuali suami/istri.


APABILA TIDAK ADA AHLI WARIS

Apabila ahli waris yang tersebut di atas tidak ada, kepada siapa harta itu diberikan? Ada dua pendapat. Pendapat pertama, diberikan kepada Dzawil Arham atau kerabat nonahli waris , ini adalah pendapat jumhur atau mayoritas ulama termasuk Sahabat dan Tabi'in, madzhab Hanafi, Hanbali dan Syafi'i.[3] Namun, madzhab Syafi'i memberi syarat apabila tidak ada Baitul Mal (Kementerian Keuangan) yang mengatur soal ini. Apabila ada maka harus diberikan ke Baitul Mal. Pendapat kedua, Dzawil Arham tidak dapat warisan sama sekali walaupun ahli waris lain yakni Ashabul Furud dan Ashabul Asabah tidak ada. Ini pendapat sebagian Sahabat seperti Zaid bin Tsabit dan Said bin Jubair serta madzhab Maliki dan Syafi'i apabila ada Baitul Mal yang mengatur.[4]


ASAL MASALAH DALAM HITUNGAN HARTA WARISAN

Dalam membagi warisan, maka diperlukan mencari asal masalah penyebutnya untuk memudahkan proses pembagian harta waris. Berikut istilah, dan rumus yang dipakai dalam mencari asal masalah.


ISTILAH RUMUS DALAM ASAL MASALAH

Berikut beberapa istilah tipe asal masalah yang dipakai oleh ulama faraidh:

A. TABAYUN

Tabayun adalah terjadinya dua angka yang dapat dikalikan secara langsung sehingga tidak terjadi pecahan, seperti antara 1/3 dengan 1/2 maka 3 x 2 = 6. Jadi, asal masalahnya adalah 6. Demikian juga antara 1/3 dengan 1/4, maka 3 x 4 = 12. Jadi, asal masalahnya adalah 12. Karena itu, antara 3 dengan 2 dan 3 dengan 4 disebut “ Tabayun” .

B. TADAKHUL

Tadakhul adalah mengambil angka yang terbesar dari salah satu bentuk ke-1 atau ke- 2, seperti 1/2 dengan 1/8 asal masalah adalah 8, karena kedua angka itu berada pada bentuk ke- 2. Hal sama terjadi antara 1/3 dengan 1/6 = 6, karena kedua angka tersebut berada pada bentuk ke-1. Demikian juga antara 1/2 dengan 1/4 yang menjadi asal masalah adalah angka penyebut terbesar yaitu 4, karena kedua angka itu berada pada bentuk ke-1.

C. TAMASUL

Tamasul adalah dua angka atau penyebutnya sama, karenanya cukup mengambil salah satu dari penyebutnya. Misal antara 1/3 dengan 2/3, maka untuk asal masalahnya 3, karena penyebut sama. Demikian juga antara ½ dengan ½, asal masalahnya ada 2.

D. TAWAFUQ

Tawafuq adalah dua penyebut sama hasil perkaliannya setelah dibagi dua dan dikalikan dengan penyebut satu sama lainnya. Misalnya bilangan 1/6 dengan 1/8. 6: 2 = 3 x 8 = 24 begitu juga 8 : 2 = 4 x 6 = 24 sehingga sama-sama menghasilkan 24. Demikian juga dengan 1/2 dengan 1/6. 2 : 2 = 1 x 6 = 6. 6 : 2 = 3 x 2 = 6. Cara ini disebut Tawafuq. Hasil perkalian itulah yang digunakan sebagai asal masalah untuk membagi harta.


CARA MEMBAGI HARTA WARIS DENGAN CARA ASAL MASALAH

1. Bila bilangan itu datang dari bentuk ke-1, maka asal masalahnya adalah bagian yang terkecil. Misalnya:
1/3 dengan 1/6 = 6
2/3 dengan 1/6 = 6

2. Bila ada angka ½ bergabung dengan bentuk ke- 1 maka asal masalahnya adalah 6. Misalnya
½ dengan 1/3 = 6
½ dengan 2/3 = 6
½ dengan 1/6 = 6

3. Bila ada angka ¼ bergabung dengan bentuk ke- 1 maka asal masalahnya adalah 12. Misalnya:
¼ dengan 1/3 = 12
¼ dengan 2/3 = 12
¼ dengan 1/6 = 12

4. Bila ada angka 1/8 bergabung dengan bentuk ke- 1 maka asal masalahnya adalah 24. Misalnya:
1/8 dengan 1/3 = 24
1/8 dengan 2/3 = 24
1/8 dengan 1/6 = 28


TERKAIT

>> Hukum Waris KHI (Kompilasi Hukum Islam)

BIBLIOGRAFI:

[1] http://uchialsanusi.mywapblog.com/ilmu-faraidh-aul-dan-rad.xhtml
[2] http://pembagian-waris.blogspot.com/2009/10/masalah-al-aul-dan-ar-radd.html
[3] Dengan dalil QS Al-Anfal ayat 75 dan hadits dari Aisyah riwayat Tirmidzi: الخال وارث من لا وارث له. Dan hadits riwayat Imam Malik dalam Muwatta': كان عمر بن الخطاب رضي الله عنه يقول: "عجباً للعمة تورث ولا ترث
[4] Alasan Zaid bin Tsabit karena ahli waris sudah jelas disebut dalam Al-Quran dan Dzawil Arham tidak termasuk di dalamnya.
- Minhajut Talibin Imam Nawawi dalam كتاب الفرائض
- الفرائض ميراث أصحاب الفروض والعصبة
- Kitab Fathul Qorib oleh Al-Ghazi dalam 

Sumber: http://www.alkhoirot.net/2012/09/warisan-dalam-islam.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Labels

10 Mobil Terbanyak di Dunia (1) 10 Orang Terkaya Dunia (1) 10 SUV Terlaris di Dunia 2012 (1) 12 Mobil Baru Bersiap 'Mengaspal' di Indonesia tahun 2015 (1) 15 Halaman Blazer Semua (1) 2 Mei (1) 2014 4x4 of the Year (1) 2014 Chevrolet Silverado 1500 (1) 2014 FIFA World Cup (2) 2014 Jeep Grand Cherokee Limited (1) 2014 Ram 2500 Laramie (1) 2014 Range Rover Sport Supercharged (1) 2015 (12) 2015 Chevrolet Colorado - Official Promo (1) 2016 (8) 2016 World Car of the Year (1) 2017 (1) 212 (1) 4x4 (2) 4x4 S10 Blazer (2) 5 Jalanan Paling Berbahaya di Dunia (1) 6 Generasi Toyota Kijang (1) 7 Destinasi di Indonesia (1) 700hp big-block gas V-8 (1) 8 Motor Sport Murah Terbaik di Indonesia (1) A 32-Foot (1) Acer (1) Ad-Aware (1) Adi Bing Slamet (7) Adi Bing Slamet vs Eyang Subur (7) Adsense (1) Advan Vandroid (2) Adversal (1) Affiliate Marketing (1) Aher dan Deddy Mizwar (1) Ahmad Fathanah (3) Air Force One (1) Air To Air Fighter Aircraft (1) Aksi Bela Islam 3 (3) Aksi Super Damai 2 Desember 2016 (3) Al Quran (2) Al Quran Surah Al Maidah ayat 51-60 (1) Alami (1) Algoritma (1) Alih Fungsi Guru SMK (1) Alphard jadi Metro Mini (1) Alternatif BBM (1) Alternatif Pengganti Google Adsense (1) Alutsista (4) Amazon (1) Amber (2) Amerika (1) Amerika Hutang Emas Kepada Indonesia (1) Amiti (1) Andi Mallarangeng (1) Android (3) Android Dual Core (1) Anies Baswedan (1) Anindya Kusuma Putri (1) Antena (2) Antena Parabola (1) Antena TV (3) Anti Virus (1) Anti Virus Terbaik (1) Aparat Salah Tangkap (1) Aplikasi (1) Aplikasi Latihan Uji Kompetensi Guru ( UKG ) 2015 (1) Arkeolog (1) Arogan di Jalanan (1) Arti Kode Angka Ban dan Velg (1) Artis Dunia (2) Artis Hollywood Terkaya 2012 (1) Artis Indonesia (6) Artis Taiwan (1) AS (1) Asmaul Husna (1) Aturan Resmi Razia Kendaraan (1) Audi Q7 (1) Audit ISO 9001 : 2008 (1) Aurat Wanita (1) Auto Invite (1) Avast (1) AVG (1) Avira (1) Ayat-ayat Al-Qur'an (1) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (1) Bahasa C++ (1) Bahaya Narkoba (1) Bajaj Model Baru (1) Ban isi Nitrogen (1) Ban Mobil (2) Ban Mobil GT Radial (1) Bandung (1) Bandung Lautan Blazer 2014 (1) Bangkok (1) Bangkok Motor Show 2015 (1) Banjir (1) Barringtonia Asiatica Kurz (1) Batu Akik (6) Batu Naga (1) Batu Pancawarna (3) Batu Raden (1) BBM Naik 2013 (2) Beasiswa Unggulan (1) Bebas Macet (1) Belajar Fotografi (4) Belanja rokok di Indonesia tiap hari (1) Bella Saphira masuk Islam (1) Bencana 2014 (1) Bencana Alam (1) Berita Dapur (1) Berita Ekonomi (2) Berita Hukum (14) Berita Internasional (13) Berita Islami (1) Berita Militer (6) Berita Nasional (19) Berita Olah Raga (5) Berita Otomotif (66) Berita Pendidikan (5) Berita Politik (26) Berita Selebritis (1) Berita Teknologi (1) Best Off-Road Suvs (1) Bhineka Tunggal Ika (1) Biaya Sertifikasi Guru (1) BIC (11) BIC Rayon Cirebon (6) Big Toyz Racing Motors (1) BIOS (1) Bioskop (1) Bisnis (1) Bisnis buah-buahan (3) Bisnis Internet (3) Bisnis Semut Jepang (1) Bitdefender (1) BKK (1) BKN (1) BlackBerry (3) Blazer (3) Blazer Indonesia Club (11) Blazercuk (2) Blitz (1) Block Auto Invite Grup Facebook (1) Blogger (1) Blogspot (1) BMW (4) BMW 3 Series (2) BMW 5 Series (1) BMW 7 Series (1) BMW X4 (1) BMW X5 (1) BNPB (2) Booster (1) Booster Antena TV (1) Booster TV (1) Borobudur (1) BPBD (1) BPBD Kuningan (1) BPJS (2) Brad Campbell (1) Brazil (4) Brazil Juara Dunia Piala Konfederasi 2013 (1) Brazil vs Kroasia (1) Bridgestone Dueler MT (1) Buah Naga (2) Buah Naga dalam Pot (2) Bukan Ramadhan (1) Buku Pedoman Uji Kompetensi Guru 2015 (1) Bulan Ramadhan (1) Bursa Saham (1) BusSellAds (1) C-Class (1) Caleg Gelar Ritual (1) Camat dan Lurah DKI (2) Candi (1) Canon (1) Capres 2014 (1) Car of the Years (1) Car Review (18) Cara Membuat Antena TV (1) Cara Membunuh Nyamuk Yang Efektif dan Aman (1) Cari Uang di Internet (1) Carut marut Penerbangan Indonesia (3) Catudaya (1) CCTV (1) CCTV Merekam Perjalanan (1) CCTV Mobil (1) Cecenet (1) Cerdas (1) Chevrolet (24) Chevrolet Blazer (15) Chevrolet Blazer Executive (1) Chevrolet Captiva (2) Chevrolet Colorado (2) Chevrolet Silverado (4) Chevrolet Silverado 1500 (1) Chevrolet Spin (6) Chevrolet Suburban (3) Chevrolet Tahoe (1) Chevrolet TrailBlazer 4x4 2.8L (1) Chevrolet United Carnival (1) Chevrolet Volt (1) Chevy (23) Chevy Lovers (2) Chevy Lovers Pecahkan Rekor Muri Bowtie Terbesar (1) Chevy S10 (3) Chevy S10 Blazer (2) Chevy S10 Blazer Limousine (1) Chevy S10 Blazer Tough Truck Race (1) Chip (1) Chitika (1) Ciplukan (1) Ciplukan 500rb/kg (1) Cirebon (2) Ciri-ciri Orang Cerdas Emosionalnya (1) Clicksor (1) Comodo (1) Computer (1) Contoh Program Sederhana (1) Core i3 (1) CPNS (4) CUC (1) Cukai Rokok (1) Daftar Gaji PNS (1) Daftar Hotel di Kuningan (1) Daftar Mobil Terburuk 2014 (1) Daihatsu (1) Daihatsu Ayla (1) Daihatsu Xenia (3) Dapur Bebas Tikus (1) Daring (2) Dasawarsa BIC Jatim United (1) Data Kependudukan (2) Datsun (2) Datsun GO (2) Datsun Redi GO (2) DAU dibekukan (1) Delay Pesawat (1) Demo (1) Demo Ribuan Siswa di Makassar (1) Demo Tolak Chevron (1) DENBRAVO-90 (1) DENJAKA (1) Design Web (3) Dessault Rafale (1) Dihatsu (1) Diklat Guru (1) Diklat Istruktur Nasional (1) Diklat PLPG 2012 (1) Dikmenjur (1) Dino Patti Djalal (1) DitPSMK (1) DiTSMK (1) DOHC-LT (3) Dollar (1) Double Cabin (2) Download (4) Download Games (1) Download Gratis (2) Downoad Peta Indonesia (1) DPR Setujui BBM Naik 2013 (1) Draft POS UN 2013 (1) Draft POS UN 2016 (1) Drone (1) Dunia Kerja (1) e-KTP (3) Eco Driving (1) Eksekusi Labora Sitorus (1) Elektronika (4) Elektronika Komunikasi (2) Emoticon (1) Euro (1) Eurofighter Typhoon (1) Evercoss (1) Exocet MM40 Block 2 (1) Extract Audio from Video (1) Eyang Subur (7) F-15 Eagle (1) F-18E/F Super Hornet (1) F-22 Raptor (1) F-35 Linghtning II (1) Facebook (1) Factor Aurelio (1) Faktor Penentu Kesuksesan (1) FB (1) Ferrari (1) Ferrari California T (1) FIFA (2) Film Layar Lebar (1) Flowchart (1) Ford (1) Fotografi (6) FPI (3) Free Download (9) Free Games (1) Free Registry Cleaner (1) Full Day School (2) Gaji ke-13 (2) Gaji ke-14 (1) Gaji PNS (1) Gaji PNS 2014 (1) Galow IT Kuningan (2) Game Online (1) Garmin (1) Garuda Pancasila (1) Gebernur DKI (1) Gejala Awal Kerusakan pada Opel Blazer (1) Gempa Aceh (1) General Motors (3) Geneva Motor Show 2012 (1) Geneva Motor Show 2014 (1) Geniee (1) Giok (3) GMC Canyon (1) GNPF MUI (1) Go Green (2) Google Adsense (1) GPS (1) Gubernur Jawa Barat (1) Gunung Ciremai (2) Gunung Meletus (1) Guru (8) Guru dipukul orang tua siswa (3) Guru ditahan karena Cubit Siswa Nakal (1) Guru Honorer (1) Guru Pembelajar (4) Guru Pembelajar Moda Daring (2) Guru SMK (1) H2 (1) Habib Sholeh (1) Hak Azasi Manusia (1) HAM (1) HAML (1) Handphone (1) Hanura (1) Hardiknas (1) Harga Laptop (1) Harga Mobil Baru dan Bekas (1) Hari Buruh (1) Hari Pendidikan Nasional (1) Harlem Shake (1) Hasil UN SMA - SMK (1) Hatta (1) HCS (1) Herbal (1) HLA (1) Honda (3) Honda Brio Satya (1) Honda CRV (1) Honda Jazz (1) Honda Mobilio (1) Honda Vezel (1) Honorer (1) HP (1) HP dibawah 1juta. (1) HPH (1) HTML (2) Huawei (1) Hubert Andi Wenas (1) Hucap (1) Hukum Waris Islam (1) Hummer (1) Hummer H2 Militarily Fun (1) HUT ke-12 TCI di Kuningan (1) Hydraulic Lash Adjuster (1) Hydrocarbon Crack System (1) Hyundai (1) Hyundai Matrix (1) Hyundai Santa Fe (2) Hyundai Santa Fe CRDi (1) IC (1) Ichiro (1) ICT (1) Ignasius Jonan (1) IHSG (1) Iklan Layanan Masyarakat (1) ILM (1) IMO (2) IMO Light (1) Indonesia (14) Indonesia Ku (37) Indoor Flash (2) Infag (1) Info Bisnis (2) Info Film Nasional (1) Info GTK (3) Info Hukum (1) Info Kesehatan (2) Info Kuliner (1) Info Lalu lintas (1) Info Otomotif (5) Info Pendidikan (22) Info Pertahanan dan Keamanan (2) Info Sukses (1) Info Teknologi (65) Info Wisata (5) Infolinks (1) Inilah Indonesia (87) Inovasi (1) Instalasi PC (1) Instalasi Windows (1) Intan (2) Integrated Circuits (1) International Motor Show (1) Internet (2) Internet Marketing (2) Islam (2) Islami (7) Isuzu Trooper (1) ITB (1) ITB Kampus Cirebon (1) Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2016 Kuningan (1) Jadwal Piala Dunia 2014 Brazil (2) Jadwal Puasa Ramadhan 1434H (1) Jadwal Tes CPNS 2015 (3) Jagalah Kebersihan (1) Jalan Berbahaya (1) Jalan Kuningan Cirebon (1) Jalan Tol (1) Jambore (1) Jambore Chevrolet (1) Jambore V BIC 2014 (4) Jawa Barat (11) Jawa Tengah (1) Jeep Cherokee (1) Jeep Polar (1) Jeep Wrangler (2) Jelly Bean (1) Jembatan Ekstrim di dunia (1) Jendral TNI Purn. Ryamizard Ryacudu (1) Jessica Kumala Wongso (1) Jet Pribadi (1) JF-17 Thunder (1) JIP (1) JK (1) Jojowi (1) Jokiwi (5) Joko Wi (3) Joko Widodo (10) Jokowi (2) Jokowi Ingkar Janji (1) Joomla (1) Jorge Lorenzo Juara di Qatar (1) Jual Murah (1) Juara Speed Offroad (1) Julukan pada mobil Toyota (1) Juz Amma (1) K2 (1) KAA 60 Bandung (2) Kabinet Jokowi - JK (1) Kabut Asap di Riau (1) Kalender 2017 (2) Kalender 212 (2) Kamera (5) Kamera CCTV (1) Kamera DSLR (1) Kamtibmas (1) Kapal Rainbow Milik Greenpeace (1) Kapal Selam TNI AL (1) Kartu Jakarta Sehat (1) Karya Inovatif Siswa SMK (1) Kasreng (1) Kasus Ahok (1) Kasus Bank Century (1) Kasus Hambalang (1) Kasus Impor Daging Sapi (2) Kasus Narkoba (1) Kasus Suap Akil Muhtar (1) Kasus Wawan (1) Kategori 2 (1) Kategori II (1) Kawasaki (1) Keagamaan (1) Kebakaran Hutan (1) Kebebasan Beragama (1) Keben (1) Kecelakaan Lalu Lintas (1) Kecelakaan Pesawat Terbang (2) Kecerdasan Emosional (1) Kecubung (2) Kelompok Bisnis dan Manajemen (1) Kelompok Pariwisata (1) Kelompok Teknologi (1) Kemdagri (2) Kemdikbud (8) Kenaikan Pangkat PNS (1) Kenaikan Pangkat PNS Otomatis (1) Kereta Api (1) Kerja (1) Kesehatan (2) Kesuksesan (1) Ketua DPR 2014-2019 (1) Ketua MUI (2) Ketua PBNU (1) Keuangan (1) Keutamaan Hari Jum'at (1) KH. Ma'ruf Amin (2) KH. Said Agil Siroj (1) Khasiat Batu Akik (1) Khasiat Semut Jepang (2) Ki Hajar Dewantara (1) KIA (1) Kia Carens (1) Kia Carens 2 (1) KIA Carnival (1) Kisi-kisi Soal Praktek Kejuruan SMK 2015 (1) Kisi-kisi Soal Teori Kejuruan SMK 2015 (2) Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 (1) Kisruh Lion Air (2) Kiwil (1) KJS (1) Kliping (1) Koalisi Merah Putih (1) Koboi Jalanan (1) Koeniggsegg (1) Koenigsegg One:1 (1) Komentar Jokowi (1) Komentar Prabowo (1) Komisi Penyiaran Indonesia (1) Komodo (1) Komodo MT (1) Komparasi Big SUV (1) Kompetensi Guru (1) Kompor Bahan Bakar Air (1) Komputer (3) Komunikasi Radio VHF/UHF (2) Konferensi Asia Afrika (2) Kontera (1) Kontes Kecantikan (1) Koordinasi (1) KOPASKA (1) Kopassus (2) Kopdar Akbar BIC Bandung (1) Kopdar Akbar BIC Borobudur (1) Kopi Sianida (1) Korban Gempa di Aceh (1) Korupsi (1) KPI (1) KPK (1) KPK vs POLRI (1) Kreativitas (1) KRI Nanggala-402 (1) Kroasia (1) Kuliah di Dalam Negeri (1) Kuliah di Luar Negeri (1) Kuliner Khas Kuningan (1) Kumpulan Soal dan Latihan UKA / UKG 2015 (1) Kunci Sukses (1) Kuningan (16) Kuningan Jawa Barat (4) Kuota Haji 2013 (1) Kurikulum (1) Kurikulum 2013 (5) Kurikulum 2013 SMK (1) Kurikulum Nasional (1) Labora Sitorus (1) Laga Pembuka (1) Lahan Berbatu (1) Lamborghini (2) Lamborghini Huracan (1) Lamborghini Syahrini Tergelincir (1) Lampu Studio (2) Land Cruiser Discovery (1) Land Rover LR4 (1) Land Rover Range Rover Sport (1) LAPAN (1) Laptop (2) Larangan membawa kendaraan pribadi (1) Latgab TNI 2014 (1) Lavaz GTX-R (1) Layout PCB (1) LCGC (2) Lengkeng (1) LENOVO (3) LG Optimus (1) Libur Akhir Tahun (1) Liburan (1) Liga Champion (1) Liga Eropa (2) Liga Inggris (1) Lighting (1) Lina Marlina (1) Linux (1) Lion Air (4) Listrik Naik (1) LKS SMK 2013 (3) LNB (1) Lomba Komik Tata Ruang (1) Longsor (1) Low Cost Green Car (1) LTZ 4x4 (1) Luragung (1) Luxury Car (9) M-Class (1) Maharani (1) Majalah JIP (1) Majalengka (1) Majelis Ulama Indonesia (1) Makanan (2) Makassar (3) Malaysia Airlines (1) Malwarebytes (1) Manfaat Daun Kersen (1) Manfaat Semut Jepang (1) Mantan KSAD (1) Map Indonesia (1) Margaret Thatche Meningal Dunia (1) Margaret Thatcher dies (1) Markup Language (1) Masalah-Masalah pada Mobil Blazer dan Penyelesainya (1) Mata Pelajaran SMK (1) Materi Ajar (1) May Day (1) Mazda (1) McLarren 650S (1) Media di Indonesia (1) Mega Car (1) Membeli Rumah dan Mobil Impian (1) Membuat CV (1) Membuat Website menggunakan Joomla (1) Memilih Pemimpin Menurut Al Quran (1) Menag Lobi Kuaota Haji 2013 (1) Mendagri (1) Mendikbud (5) Mendikbud baru 2016 (2) Mendiknas (1) Mendiknas baru 2016 (1) Mengapa Mesin Mobil Sering Mati Di Atas Rel (1) Menhub (1) Menhub Ignasius Jonan (1) Menjelang tahun 2014 (1) Menpan (1) Menteri dalam Kabinet Jokowi - JK (1) Menteri Keuangan RI (1) Menutup Aurat (1) Menyantuni Dhuafa (1) Merah Delima (1) Merakit Komputer (1) Mercedes-Benz (4) Mesin SUV (1) Metalica (1) Midle MPV (1) Militarily (1) Militer (1) Militer indonesia (4) Mirah Delima (2) Miss Universe (1) Miss World 2013 (1) Misubishi Pajero (1) Mito Fantasy (1) Mitsubishi (1) Mitsubishi Pajero Sport 4x4 (1) MM - SMKN 3 Kuningan (12) Mobil (2) Mobil Baru 2015 (1) Mobil Bekas (3) Mobil Bekas Banjir (1) Mobil Dinas Mewah Pemerintah RI (1) Mobil Murah (1) Mobil Nasional (4) Mobil Roda Tiga (1) Mobil Tangguh Indonesia (1) Mobil Terbang (1) Model (2) Model dan Jenis Pelatihan Guru Pembelajar (1) Modifikasi (2) Modifikasi Opel Blazer (1) Modul TAV (1) Moil Baru (1) Monster Ghe-o Rescue (1) Monster Truck (2) MotoGP 2013 (1) Motor (2) Motor Sport (1) MUI (1) Multi Media (1) Multimedia (2) Murattal Juz Amma (1) Nasib Guru di Indonesia. (1) Nasional (1) Nato (1) NeoBux (1) Nero 8.1.1.0 Pro + SN (1) NIK (2) Nikon (1) Nissan (1) Nissan Grand Livina (1) Nissan Grand Livina X-Gear (1) Nissan X-Trail (2) NKRI (1) NRG (1) NUPTK (1) Obat (1) Obat DIabetes (1) Obat Herbal (2) Obat Mata (1) Obat Nyamuk (1) Obat Stroke (1) Obyek Wisata (2) Obyek Wisata Air di Kuningan (2) Obyek Wisata Alam di Kuningan (3) Offroad (8) Onix (1) Online (1) Online Marketing (1) Onyx Hitam (2) Opel (1) Opel Blazer (19) Open Source (1) Orang Cerdas (1) Orang Sukses (1) Orde Baru (1) Outdoor Flash (2) Owabong (1) P4 (1) Pameran Mobil (1) Panda (1) Pantai Pangandaran (2) Partai Politik (2) PAsukan Khusus TNI (1) Paypal (1) PC Games (1) Pegawai Negeri Sipil (5) Pelaku pemukulan guru ditahan (1) Pelaku Penyerangan Lapas Cebongan (2) Peluang Usaha (2) Pemancar (1) Pemancar TV Mini (1) Pemancar TV Sederhana (1) Pembakar Hutan (1) Pembatasan BBM (2) Pemda DKI (4) Pemerataan Penempatan Guru dan Tenaga Kependidikan (1) Pemerintahan Jokowi (1) Pemerintahan SBY (1) Pemilu (1) Pemilu 2014 (3) Pemilu Legislatif 2014 (2) Pemrograman (2) Pemrograman Dasar (1) Pemrograman Web (2) Pencairan Paypal (1) Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil (4) Penerimaan Mahasiswa Baru (1) Penerimaan Siswa Baru SMKN 3 Kuningan (1) Pengadilan (1) Pengaturan Gaji (1) Pengertian Fungsi Jenis dan Macam-macam BIOS (1) Penghijauan (1) Penginapan (1) Pengobatan (1) Pengumuman Lulus CPNS Tahun 2013 (1) Penistaan Agama (1) Penistaan Al Quran (1) Pentingnya Pelatihan (1) Pepaya (1) Perakitan Komputer (1) Perang (1) Perang Ukraina vs Rusia (1) Perangkat Ujian Praktik UKK SMK 2015 (1) Perangkat UKK SMK 2015 (1) Perbandingan Mobil SUV (1) Perbedaqan UN dan USBN (1) Perbudakan (1) Perlintasan Kereta Api (1) Perokok (1) Perpanjang Usia Pakai Aki (1) Perubahan RPP (1) Pesawat Hilang (1) Pesawat Jatuh (2) Pesawat Kepresidenan RI (1) Pesawat Pengintai (1) Pesawat Presiden (1) Pesawat Tanpa Awak (1) Pesawat Tempur (1) Pesawat Tempur JF-17 Thunder (1) Peta Terbaru (1) Peugeo 405 (2) Peugeot (4) Peugeot 405 (1) Piala Dunia (1) Piala Dunia 2014 (1) Piala Konfederasi (1) Pidato terakhir Anies Baswedan (1) Pikiran Rakyat (1) Pilgub Jabar (1) Pilpres 2014 (2) Pirus (3) PjBL (1) PKG (1) PKS (1) PKS dikeluarkan dari Koalisi (1) PNS (11) PNS Tidak Terima Gaji 4 Bulan (1) Point Blank (1) Polisi (3) Politik Indonesia (1) Polres Pasuruan (1) POLRI (2) Ponsel (1) Porsche Macan (1) POS UN (1) POS UN 2015/2016 (1) PP 22 Tahun 2013 (1) Prabowo (2) Prabowo Subianto (2) Prambanan (1) Premanisme (1) Premier League (1) Premium naik jadi Rp. 6.500 dan Solar Rp. 5.500 (1) Presiden SBY (2) Pribadi Muslim (1) Prima Resort Sangkan Hurip (1) PRJ Monas (2) Processor (2) Prof. Muhajir Effendy (3) Program Kerja Guru (1) Program Setifikasi Pendidik (1) Project Based Learning (1) Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1) Proposal (1) Proses Hukum (1) Protel (1) PSSI (2) PT Dahana (1) PT Dirgantara Indonesia (1) PT Pindad (1) PT. AHM (1) PT. DI (1) PT. Dirgantara Indonesia (1) PT. KAI (1) PT. PINDAD (1) PT. Sari Bahari (1) PT. SriTex Solo (1) PT. TUV Jakarta (1) PTC (1) PTK (1) Puasa (1) Puasa Ramadhan (1) Pulsar (1) PUPNS (4) PUPNS 2015 (4) Purbalingga (1) Puteri Indonesia (1) Puteri Indonesia 2015 (1) Qadabra (1) Quick Count (1) R-Han 122B (1) Radio Komunikasi 2 meter (2) Radio VHF-UHF (2) Raffi Ahmad (1) Ramadhan (1) Range Rover Sport (1) Rangkaian (1) Rapelan Gaji 6% (1) Ratu Atut (1) Rau Boko (1) Rayon Wonogiri (1) Razia Kendaraan (1) Razia Warung Makan (1) ReBorn (1) Redi (2) Rekening Gendut Polisi (2) Rekor Muri Bowtie Terbesar (1) Rekruitmen Tenaga Kerja (1) Rel Kereta Api (1) Reli Dakar (1) Religius (12) Remunerasi PNS (1) Rencana Proses Pembelajaran (1) Republik Indonesia (2) Rescue Car (1) Reshufle Kabinet Jokowi 2016 (1) Rig (1) Rip Audio from Video (1) Rodster (1) Rokok (1) RPP (2) RPP Mata Pelajaran SMK (1) Rubicon (1) Rudal (2) Rudal Buatan Indonesia (2) Rudal C-701 (1) Rudal C-705 (1) Rudal Petir V-101 (1) Rudy Hermawan (5) Rudy Hermawan BIC 1965 (2) Rudy Hrmawan (1) Rudy Hrmawan BIC 1965 (2) Rumah (1) Rumah Tangga (1) Rusia (2) Ryamizard Ryacudu (1) S-Class (1) S1 (1) S2 (1) S3 (1) Sakura Filter Oli (1) Samsung Galaxy Duos (1) Sangkan Aqua Park (1) Satelit (1) Save Green (2) Savero MT (1) Script HTML (1) Sejarah Indonesia (2) Sejarah Perkembangan Komputer (1) Sekolah Kejuruan (1) Selebritis (10) Selena Gomez (1) Seminar Nasional IT (2) Semut Jepang (2) Sepak Bola (2) Sepakbola Indonesia vs Belanda (2) Septy Sanustika (1) Seragam Nato (1) Serang (1) Sergur (1) Sertifikasi Guru (6) Sertifikasi Keahlian (1) Setya Novanto (1) Shapire (1) Shodaqoh (1) Shortcut to Facebook emoticon (1) Siap Padamu (1) Sidang Guru di Pengadilan Sidoarjo (1) Sidang Perdana Kasus Ahok (1) Silabus Mata Pelajaran SMK (1) Silsilah dan Profil Capres 2014 (1) Silverado 2500HD Diesel Z71 LTZ (1) Sin City Hustler Combines Excursion Limo (1) Sirkuit Terpadu (1) Sistem Operasi Komputer (1) Siswa Berprestasi (1) Situs Purbakala (1) Skema Rangkaian (1) SMA (1) SMA dan SMK di Jawa Barat ditarik ke Provinsi (1) Smadav (1) Smartfren Andromax (1) Smartphone (1) Smile (1) SMK (15) SMK Bisa (2) SMK Negeri 3 Kuningan (4) SMK Rujukan (1) SMKN 2 Makassar (3) SMKN 3 Kuningan (9) Soal Ujian Praktek Kejuruan SMK 2015 (1) Soal Ujian Teori Kejuruan SMK 2015 (1) Soal UKK SMK 2013 (1) Soal UKK SMK 2015 (3) Soal UKK SMK 2017 (1) Soal UN SMK (1) Soal UN SMK 2015 (1) Soekarno - Hatta (1) Software (1) Software for Free (3) Sofware Bajakan (1) Spanyol Kalah Lagi. (1) Spanyol Tersingkir (1) Spesifikasi dan Harga (1) Sport Car (11) Sri Mulyani (1) Status Hukum Ari Wibowo (1) Stop Global Warming (1) Strategy Games (1) Struktur Kurikulum SMK (1) Sukhoi SU-27 (1) Sukhoi SU-30 (1) Sukhoi SU-33 (1) Sukhoi SU-35 (1) Sulaiman (2) Super Car (2) Supercar (1) Surat Al-Kafirun (1) Surat Edaran Kemdikbud tentang Pakaian Kerja Pegawai (1) Surat Kuasa Boediono (1) Susno Duadji (4) Suszuki (1) SUV (2) SUV Terbaru 2014 (1) Suver utility Vehicle (1) Suzuki (3) Suzuki Ertiga (4) Suzuki Wagon R (1) Syahrini (2) Sygic (1) Tablet (1) Tahu Kopeci (1) Taman Wisata Alam Linggarjati (1) Tambahan Tunjangan Guru 2015 (1) Tanam Lengkeng di Pot (1) Tanam Pohon (2) Tangerang (1) Tank Leopard (2) Tank Leopard 2A4 (1) Tank Marder 1A3 (1) Tank Tempur Utama (2) Tanya Jawab Radio HT VHF/UHF (1) Tapai Ketan Kuningan (1) Tarif Listrik Naik (1) Tasripin (1) Taufiq Kiemas Wafat (1) Tayangan TV (1) TCI (1) Teknik Audio Video (3) Teknik Dasar Fotografi (1) Teknologi (1) Teknologi Komputer (2) Teknologi Tepat Guna (1) Telepon Selular (1) Televisi (1) Tembakau (1) Tenaga Kerja (1) Tenaga Profesional dari Jerman untuk Sekolah Kejuruan (1) Terjemah Al Quran (2) Terrano Club Indonesia (1) Tes CPNS 2015 (2) Test Drive (2) the Hustler is a 521ci (1) TIK (5) Tilang (1) Tips Mengelola Keuangan (1) Tips Mengemudi (1) Tips Menghemat BBM (1) Tips Perawatan Mobil (2) Tips Wawancara (1) TNI (7) TNI AD (1) TNI AL (2) TNI AU (1) Tokoh Masyarakat (1) Toleransi (2) Toleransi dalam Islam (1) Toyota (6) Toyota Agya (1) Toyota Avanza (4) Toyota Fortuner (1) Toyota Fortuner VNT (1) Toyota Hiluk (1) Toyota Hiluk 6x6 (1) Toyota Kijang (1) Tri Rismaharini (1) Truk (1) Tunjangan Kinerja (1) Tunjangan Profesi Guru (3) Tunjangan Profesi Guru 2015 (1) Turbo C++ (1) TV (1) UHF (1) Uji Kompetensi (1) Uji Kompetensi Guru (2) Uji Kompetensi Kejuruan (1) Uji Kompetensi Kejuruan SMK (2) Ujian Nasional (3) Ujikom (1) Ujikom 2014 (1) Ujikom 2016 (1) Ujikom 2017 (1) UKA (3) UKG (4) UKK (1) UKK 2016 (1) UKK SMK 2015 (3) UKK SMK 2016 (1) UKK SMK 2017 (1) UKK SMK TP. 2012-2013 (1) Ukraina (1) Ulang TAhun TNI AU (2) UMR Jakarta (1) UN (2) UN 2015 (1) UN 2016 (4) UN BK (1) UN SMA 2016 (3) UN SMK 2015 (1) UN SMK 2016 (1) UN SMK 206 (1) UN SMP 2016 (3) UNBK (1) Universitas Gajah Mada (1) Unjuk Rasa (1) Upacara Bendera (1) UPK 2016 (1) USA (1) Usaha (1) Usaha Kreatif (1) USBN (1) Used Car Review (5) Velek (1) Velg (1) Verval NRG (1) VHF (1) Video (1) Video Conference (1) Video Editor Terbaik dan Gratis (1) Video Lagu Anak Indonesia (1) Video to MP3 Converter (1) Visi Misi Capres Jokowi (1) Volvo XC90 (1) Waktu tempuh bertambah (1) Walikota Terbaik (1) Warkop (1) Warkop DKI (1) Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss (1) Wayan Mirna Salihin (1) Web Desain (1) Web/Blog (2) Website (1) WhatsApp (1) Wiranto - HT Capres 2014 (1) Wisata (1) Wisata Alam dan Kolam Cibulan (1) world Car (1) World Cup (1) Yamaha (1) yang Kaya dan yang Miskin (1) YONTAIFIB (1) Zakat (1) Zamrud (2)