Selasa, 31 Mei 2016

Belanja rokok rakyat Indonesia dalam sehari tembus Rp 605 miliar

Belanja rokok rakyat Indonesia dalam sehari tembus Rp 605 miliar
Ilustrasi merokok. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Chones

Merdeka.com - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyebut masyarakat Indonesia bisa menghemat Rp 605 miliar bila para perokok tidak merokok satu hari saja.

"Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013 dan riset dari Pusat Data dan Informasi Kementerian kesehatan, jumlah penduduk usia di atas 10 tahun yang merokok 24,3 persen," kata Tulus seperti ditulis Antara, Senin (30/5).

Tulus mengatakan 24,3 persen itu setara dengan 48.400.322 jiwa. Bila rata-rata jumlah batang rokok yang dihisap setiap hari adalah 12 batang dan harga sebungkus rokok berisi 12 batang adalah Rp1 2.500, maka pembelanjaan rokok setiap hari adalah Rp 605.004.150.000.

Menurut Tulus, bila uang itu dialihkan untuk konsumsi makanan bergizi seperti susu, daging, telur dan buah, akan membawa dampak yang lebih positif terhadap masyarakat.

"Karena itu, peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia sangat relevan. Sehari saja masyarakat Indonesia tidak merokok akan menghemat Rp 605 miliar. Bila para perokok itu berhenti merokok, satu tahun bisa menghemat Rp 217 triliun," tuturnya.

Tulus mengatakan Indonesia saat ini telah mengalami darurat konsumsi rokok karena jumlah perokok aktif menempati posisi ketiga di dunia setelah China dan India.

Perokok aktif di Indonesia tidak kurang dari 29,3 persen dari total populasi. "Konsumsi rokok telah memiskinkan masyarakat, khususnya di rumah tangga miskin. Mereka rata-rata menghabiskan satu bungkus rokok perhari," katanya.

Menurut Tulus, data Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tahun menyebutkan konsumsi rokok pada rumah tangga termiskin menempati posisi kedua setelah beras, mengalahkan pembelanjaan untuk telur, daging, susu dan pendidikan anak.

Baca juga:
Belum teken perjanjian kontrol tembakau, RI dinilai setara Somalia
Ratifikasi FCTC matikan perekonomian petani tembakau Indonesia
Gagal curi rokok, Jovandi babak belur dipukul warga Sukmajaya Depok
Pengamat: Pengobatan sakit akibat rokok butuh biaya tak sedikit
Menengok semangat buruh perempuan di pabrik rokok Sampoerna
[idr]
 
Sumber : http://www.merdeka.com/uang/belanja-rokok-rakyat-indonesia-dalam-sehari-tembus-rp-605-miliar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar