Senin, 08 September 2014

MEMILIH LAMPU STUDIO

MEMILIH LAMPU STUDIO

BUDGET
Apakah budget kita leluasa, sedang atau terbatas.
Lampu studio tersedia dipasaran mulai dari yang harganya 600ribu rupiah perbuah hingga yang 15juta rupiah perbuah.
Atau untuk Studio Kit dengan basic set 2 lampu dengan tiang lampu dan standard softbox mulai dari paket Rp 6juta rupiah hingga yang 45juta rupiah.
Jaminan untuk anda adalah, semua merek apapun baik lampu yang murah atau pun yang mahal sekalipun, selama lampu studio tersebut menghasilkan intensitas cahaya 5000 hingga 5500 K (Kalvin satuan cahaya) boleh dikatakan sudah memadai jadi anda mau beli yang murah boleh dan beli yang mahal juga boleh tanpa was was kalau yang murah hasilnya tidak sebagus yang mahal.

LOKASI
Apakah kita hanya akan memotret di studio saja atau kita juga sering memotret outdoor entah untuk PreWedding atau Glamour dengan Mix light.
Umumnya pemotretan di Studio biasanya memakai lampu yang mempunyai ukuran Joule antara 1200 hingga 3200 joule flash energy (semacam satuan untuk mengukur cahaya) ada yang memakai satuan Flash power 1000 watt/second kalau atau ada yang untuk mudahnya kita pakai Guide Number atau sekian GN).
Sedang untuk pemotretan di Outdoor kalau sifatnya hanya untuk fiil in kita cukup dengan flash light dengan joule kecil antara 600 hingga 1000 joule saja sudah cukup.
Anda bisa lihat di spec dari lampu yang anda beli, setidaknya bisa tanya atau cari referensi atau lihat di website lampu tersebut.

Contoh spec lampu studio:
- Specifications –
Flash Power : 600Ws
F-stop : 78GN
Recycling time : 1.0 – 4.0s (my actual real world measurement)
Flash duration : 1/1000 – 1/2000s
Color temperature : 5200 – 5500°K
Modeling light : E27/250W
Modeling mode : proportion mode/full
Output precision ± 0.01EV
Charging indication buzz/modeling light

PORTABILITY
Misalnya jawaban pertanyaan anda diatas tentang lokasi adalah Outdoor.
Apakah dilokasi pemotretan outdoor itu cukup tersedia fasilitas listrik atau GenSet (pembangkit listrik protable) atau sama sekali tidak ada.
Kalau ternyata di lokasi tidak ada sumber listrik dan mobil anda bisa mencapai lokasi pemotretan atau setidaknya dekat dengan lokasi pemotretan tersebut anda tetap bisa mendapatkan tenaga listrik dari mobil anda.
Anda dapat gunakan inverter atau perubah arus dari DC(melalui lighter port pada dashboar mobil) dan mengeluarkan arus AC yang bisa digunakan untuk pemotretan. Inverter ini bermacam macam mulai dari yang outputnya 100 watt hingga 250watt dan ini cukup memadai untuk lampu studio flash.
Bila ternyata lokasi pemotretan ini jauh dari mobil anda atau ditengah tengah sawah atau pepohonan, anda dapat pertimbangkan menggunakan Portable Light yaitu lampu studio yang cukup dengan tenaga batere 12 volt dan portable.
Ada beberapa merek yang dapat anda pilih seperti Porta Light kalau tidak salah keluaran Bowen. lalu ada Mobilite dari Broncolor, Mobilite dari Visatec dan Mobilite dari Golden Eagle dan ada beberapa merek lain.
Harganya pun tergantung budget anda mulai dari yang persetnya Rp2.5 juta hingga yang Rp27juta.

ACCESSORIES
Lampu Studio membutuhkan beberapa asesorie agar bekerja maksimal, dengan mengetahui jenis apa pemotretan yang akan sering anda lakukan akan memudahkan anda menentukan asesories apa saja yang perlu dibeli.
Misalnya:
- Reflektor pada lampu studio, ada yang sudut pencahayaan yang dipancarkan (iluminasi rangenya 60 hingga 90 derajat, ada yang lebih lebar lagi hingga 120derajat atau lebih.
- Payung ada yang silver, gold dan transparant, ukuran diameter juga berbeda dan bahan juga berbeda dan pasti harga juga berbeda mulai dari harga 80ribu hinga harga 450ribu.
- Lalu pintu penutup lampu studio atau pelembut efek cahaya, apakah anda perlu Barn door, Snoot, Honey Comb, strip softbox, hard softbox.
- Filter lampu studio
- Dsb


 

Sumber: http://pakgede.wordpress.com/2008/04/27/memilih-lampu-studio/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar